40 Pengurus Koperasi di Tanah Bumbu Ikuti Bimtek Penyusunan LPJ dan RAT

Facebook
Twitter
WhatsApp

KABARTANAHBUMBU.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat tata kelola koperasi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan Penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang diikuti 40 peserta dari unsur pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi di Batulicin, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) Kabupaten Tanah Bumbu tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai penyusunan laporan pertanggungjawaban yang akuntabel sekaligus memastikan pelaksanaan RAT berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam sambutan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang disampaikan Plt Kepala Diskumdagri Tanah Bumbu, Eryanto Rais, melalui Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro, Rhani Patih, ditegaskan bahwa Rapat Anggota Tahunan merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi dalam koperasi. Oleh karena itu, setiap koperasi dituntut melaksanakan RAT secara tepat waktu dengan didukung laporan pertanggungjawaban yang berkualitas.

Menurutnya, tata kelola yang baik menjadi fondasi utama agar koperasi mampu berkembang secara sehat, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya. Melalui pelatihan tersebut, pemerintah daerah berharap kapasitas pengurus koperasi semakin meningkat sehingga mampu menghadirkan pengelolaan organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Bimtek menghadirkan narasumber dari Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan, Rohadi Nursetyawibawa. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya kemampuan menganalisis laporan keuangan koperasi sebagai dasar pengambilan keputusan organisasi. Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai mekanisme penyelenggaraan rapat anggota, penyusunan laporan pertanggungjawaban dan laporan keuangan, hingga kebijakan pemberdayaan koperasi yang berlaku saat ini.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat langsung diterapkan oleh seluruh peserta di koperasi masing-masing. Dengan pengelolaan yang semakin profesional, koperasi diharapkan mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi kerakyatan yang sehat, mandiri, berdaya saing, serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Berita Terbaru