KABARTANAHBUMBU.COM, Tanah Bumbu — Pelantikan tiga pejabat baru di Ruang Bersujud I Kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (08/12). Di momen itu, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menegaskan komitmen pembangunan daerah yang berpusat pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, seraya menekankan pentingnya bekerja dan menuntut ilmu sebagai kewajiban generasi muda.
“Tugas kita memastikan tidak ada pengangguran di daerah ini. Pilihannya hanya dua: menuntut ilmu atau bekerja,” ujarnya saat membuka prosesi pelantikan. Pesan tersebut menjadi arah kebijakan pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat Tanah Bumbu tidak tertinggal oleh perubahan zaman.
Bupati menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang menuntut kinerja, integritas, dan keteladanan. Ia mengingatkan seluruh perangkat daerah agar bekerja lebih keras dan menjaga daerah tetap berada di jalur pembangunan yang benar. “Jangan sampai pembangunan berjalan, tapi anak-anak kita hanya menjadi penonton,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Bupati juga menyoroti peran strategis beberapa perangkat daerah. Dinas Lingkungan Hidup diminta memperkuat edukasi lingkungan hingga menjadi budaya masyarakat. Bappeda diarahkan merancang perencanaan yang matang melalui kolaborasi lintas sektor. Sementara Inspektorat diminta memperkuat pengawasan yang bersih, berani, dan berintegritas sebagai fondasi utama tata kelola pemerintahan.
Pelantikan hari itu menetapkan tiga pejabat baru, yaitu:
– Muhammad Risdianadi, S.Hut., M.M. sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
– M. Untung RLU, S.H., M.H., CRMtm., CPM. sebagai Kepala Bappeda Litbangdal.
– Edi Prasetia, S.AP., M.M. sebagai Inspektur.
Ketiga pejabat tersebut diharapkan mampu mengakselerasi program pembangunan yang terukur dan berpihak pada masyarakat, sejalan dengan visi Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.
Bupati menutup sambutannya dengan pengingat penting bahwa pemerintah harus selalu hadir untuk rakyat. “Jika bukan kita, siapa lagi yang memperhatikan masyarakat kita?” katanya. Pelantikan ini menandai babak baru penguatan birokrasi menuju pembangunan daerah yang lebih progresif dan berkelanjutan.





