Dinsos Tanah Bumbu Bantu Tujuh KK yang Terdampak Kebakaran di Jalan Pesantren

Facebook
Twitter
WhatsApp

KABARTANAHBUMBU.COM, Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyalurkan bantuan darurat bagi korban kebakaran yang terjadi di Jalan Pesantren RT 7, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Simpang Empat. Bantuan diserahkan pada Senin (8/12/2025) melalui Dinas Sosial atas arahan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif. Langkah cepat ini menjadi respons pemerintah daerah dalam membantu warga yang terdampak kehilangan tempat tinggal.

Kepala Dinas Sosial Liana Hamita melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Muhammad Supian, mengatakan sebanyak tujuh Kepala Keluarga (KK) menjadi penerima bantuan. Mereka memperoleh paket bantuan berisi bahan kebutuhan pokok, pakaian, perlengkapan sekolah, selimut, perlengkapan mandi, serta sejumlah barang penting lainnya yang diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari pasca-bencana. Penyaluran bantuan turut didampingi Lurah Kampung Baru dan Ketua RT 7 yang memastikan proses pendistribusian berjalan tepat sasaran.

Supian menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial bagi warga terdampak musibah. Ia berharap kehadiran bantuan mampu mengurangi beban keluarga yang kehilangan harta benda akibat kebakaran. Menurutnya, perhatian cepat dari pemerintah merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat, terlebih saat kondisi darurat.

Peristiwa kebakaran sendiri terjadi pada Sabtu (6/12/2025) sekitar pukul 23.58 Wita. Api yang diduga berasal dari salah satu rumah warga dengan cepat membesar dan menghanguskan dua rumah permanen milik warga setempat. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun sejumlah warga kehilangan dokumen penting dan barang berharga lainnya. Warga setempat dibantu relawan dan tim pemadam kebakaran berupaya memadamkan api selama lebih dari satu jam sebelum api berhasil dikendalikan.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memastikan akan terus melakukan pendampingan bagi para korban sambil menunggu proses asesmen lanjutan terkait kebutuhan tambahan. Upaya pemulihan diharapkan berjalan cepat sehingga warga terdampak dapat kembali menjalani aktivitas normal.