KABARTANAHBUMBU.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melakukan monitoring harga dan ketersediaan bahan pangan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah guna memastikan stabilitas pasokan dan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Kegiatan pemantauan berlangsung pada 12–13 Maret 2025 di sejumlah titik strategis, meliputi Pasar Tradisional Harian Simpang Empat, toko modern, gudang distributor seperti Wings PT Kalimas, Gudang Bulog, hingga Pasar Tradisional Bumi Pangeran di Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Dari hasil monitoring, pemerintah memastikan bahwa secara umum ketersediaan bahan pangan di Tanah Bumbu masih dalam kondisi aman dengan stok yang mencukupi. Namun demikian, sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan harga dan fluktuasi, dipengaruhi oleh faktor cuaca buruk serta bencana alam yang menghambat distribusi pasokan ke wilayah tersebut.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara intensif guna menjaga keseimbangan pasar dan mencegah praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat. Stabilitas harga dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung kondisi ekonomi daerah tetap kondusif selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan agar tidak memicu lonjakan permintaan yang berlebihan. Di sisi lain, para distributor dan pelaku usaha juga diminta untuk tetap menjaga kelancaran distribusi barang serta tidak menahan pasokan demi keuntungan sepihak.
Dengan langkah monitoring ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hari raya dengan aman dan tenang tanpa tekanan kenaikan harga yang signifikan.





