269 Penumpang Tertunda, Bupati Tanah Bumbu Hadir Redakan Keresahan

Facebook
Twitter
WhatsApp

KABARTANAHBUMBU.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, turun langsung menemui ratusan calon penumpang yang tertunda keberangkatannya di Pelabuhan Feri Batulicin, Senin (17/3/2026). Kehadiran orang nomor satu di Bumi Bersujud itu dilakukan sebagai respons cepat atas penumpukan penumpang akibat kelebihan kapasitas kapal menjelang arus mudik Lebaran.

Didampingi Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andre Maulani, jajaran kepolisian, serta anggota dewan lainnya, Bupati tidak hanya menyerap keluhan masyarakat, tetapi juga memastikan penanganan langsung di lapangan berjalan optimal. Pemerintah daerah segera menyiapkan dapur umum melalui program BerAKSI guna memenuhi kebutuhan makan penumpang untuk berbuka puasa dan sahur, serta menyediakan fasilitas mobil toilet di area pelabuhan.

Langkah tersebut terbukti mampu meredakan keresahan para penumpang yang sebelumnya sempat kecewa karena gagal berangkat. Di hadapan warga, Andi Rudi Latif memberikan jaminan bahwa pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan PT ASDP Indonesia Ferry agar seluruh penumpang tetap dapat diberangkatkan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar sembari menunggu jadwal keberangkatan berikutnya.

Sebelumnya, sebanyak 269 penumpang KM Awu-Awu tujuan Pelabuhan Garongkong, Sulawesi Selatan, terpaksa ditunda keberangkatannya akibat over kapasitas. Meski telah mengantongi tiket dan sempat naik ke kapal, mereka harus turun kembali demi alasan keselamatan pelayaran.

Kepala Cabang PT ASDP Indonesia Ferry Batulicin, Ardian, menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bentuk kepatuhan terhadap regulasi Kementerian Perhubungan yang mengutamakan keselamatan penumpang. Ia memastikan seluruh penumpang yang tertunda telah didata dan akan diberangkatkan menggunakan kapal yang sama setelah kembali bersandar di Batulicin, yang dijadwalkan pada Kamis (19/3/2026).

ASDP juga menegaskan tidak akan mentolerir praktik percaloan tiket. Bersama kepolisian setempat, pihaknya tengah menindaklanjuti dugaan kecurangan sekaligus mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui kanal resmi demi menghindari penipuan. Kehadiran langsung bupati di tengah situasi tersebut mendapat apresiasi luas dari masyarakat, yang merasa diperhatikan di tengah tekanan menjelang momen mudik Lebaran.