Tanah Bumbu Jadi Daerah dengan Investasi Terbesar di Kalsel, Capai Rp12 Triliun

Facebook
Twitter
WhatsApp

KABARTANAHBUMBU.COM, TANAH BUMBU – Kabupaten Tanah Bumbu mencatatkan prestasi di sektor investasi dengan menjadi daerah kabupaten/kota dengan realisasi investasi terbesar di Kalimantan Selatan pada 2025. Nilai investasi yang terealisasi mencapai Rp12.049.275.304.127 atau lebih dari Rp12,04 triliun.

Penghargaan atas capaian tersebut diterima langsung Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dari Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin pada Puncak Peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan di kawasan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Banjarbaru, Kamis (13/8/2026).

Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan, capaian tersebut menjadi dorongan bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk terus meningkatkan daya saing daerah sekaligus mengembangkan potensi investasi yang dimiliki.

Menurutnya, keberhasilan menarik investasi tidak semata-mata diukur dari besarnya nilai penanaman modal. Lebih dari itu, investasi diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi daerah serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Investasi memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, mendorong aktivitas usaha, serta membuka peluang kerja,” demikian disampaikan dalam keterangan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Dengan realisasi investasi yang menembus Rp12,04 triliun, Tanah Bumbu semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah strategis bagi aktivitas ekonomi dan investasi di Kalimantan Selatan. Capaian tersebut juga menjadi pijakan untuk mengoptimalkan berbagai potensi ekonomi daerah pada masa mendatang.

Pemerintah daerah berharap tingginya realisasi investasi dapat terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, pengembangan usaha, serta penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat Tanah Bumbu.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Puncak Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan yang mengusung semangat “Tugul Maharagu, Bagawi Laju, Banua Maju”. Momentum tersebut juga menjadi ajang untuk memperkuat kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong kemajuan Kalimantan Selatan.

Berita Terbaru