Bupati Andi Rudi Latif Resmikan Kantor Rumah Pena, Dorong Literasi Tanah Bumbu

Facebook
Twitter
WhatsApp

KABARTANAHBUMBU.COM, TANAH BUMBU – Bupati Andi Rudi Latif meresmikan kantor baru Komunitas Rumah Pena di kawasan Pasar Minggu, Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (11/3/2026). Kehadiran kantor baru tersebut diharapkan menjadi ruang kreatif sekaligus pusat kolaborasi bagi komunitas literasi dan pegiat kreatif di daerah.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Bang Arul itu menyampaikan apresiasi atas inisiatif pendirian ruang kreatif yang dapat memperkuat ekosistem literasi di Tanah Bumbu. Menurutnya, keberadaan Rumah Pena bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi dapat menjadi wadah lahirnya ide, gagasan, dan karya yang berdampak bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa gerakan literasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Literasi, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga membentuk pola pikir kritis, kreatif, serta kemampuan masyarakat dalam menghadapi tantangan zaman.

“Penguatan literasi menjadi fondasi penting untuk melahirkan masyarakat yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing,” ujarnya.

Bang Arul juga mendorong pengurus Rumah Pena untuk terus menghadirkan berbagai program kreatif dan edukatif yang mampu melahirkan generasi muda yang maju, makmur, dan beradab. Pemerintah daerah, lanjutnya, mendukung berbagai inisiatif komunitas yang berkontribusi pada pembangunan kualitas manusia di Tanah Bumbu.

Peresmian kantor baru tersebut dirangkai dengan syukuran sederhana yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Acara digelar secara lesehan dengan nuansa santai namun tetap khidmat, dihadiri oleh pegiat literasi, komunitas kreatif, serta masyarakat sekitar.

Ketua Rumah Pena, Andrianto Mokodompit, menyampaikan harapannya agar kantor baru ini dapat menjadi ruang terbuka bagi kolaborasi berbagai komunitas di Tanah Bumbu. Menurutnya, Rumah Pena diharapkan menjadi rumah besar bagi komunitas kreatif, tempat bertemu, berdiskusi, serta melahirkan berbagai gagasan dan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan peresmian juga diisi dengan diskusi literasi bertajuk “Beraksi Menjaga Narasi” yang dipandu oleh Puja Mandela. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta salat magrib berjemaah, menambah suasana kebersamaan dalam momentum peresmian tersebut.