KABARTANAHBUMBU.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali menegaskan komitmennya dalam pembangunan sumber daya manusia melalui penyaluran Beasiswa BerAKSI, program bantuan pendidikan bagi pelajar sekolah dan pondok pesantren. Beasiswa tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif pada Rabu, 31 Desember 2025, di Masjid Agung Al Falah, Kecamatan Simpang Empat.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa Beasiswa BerAKSI merupakan bagian integral dari strategi pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan. Program ini dirancang untuk memastikan seluruh anak Tanah Bumbu memiliki akses pendidikan yang merata dan berkeadilan, tanpa terkendala faktor ekonomi.
“Beasiswa BerAKSI adalah investasi jangka panjang daerah untuk melahirkan generasi Tanah Bumbu yang kompeten, unggul, dan berdaya saing,” ujar Andi Rudi Latif. Menurutnya, pendidikan menjadi fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan mampu beradaptasi dengan tantangan global.
Pada tahap penyaluran kali ini, sebanyak 12.591 siswa dari jenjang SD/MI hingga SMP/MTs di seluruh wilayah Kabupaten Tanah Bumbu tercatat sebagai penerima manfaat. Selain siswa sekolah formal, program Beasiswa BerAKSI juga menyasar santri pondok pesantren serta mahasiswa asal Tanah Bumbu yang sedang menempuh pendidikan di dalam maupun luar Provinsi Kalimantan Selatan, dengan total penerima sebanyak 280 orang.
Bupati menegaskan bahwa perluasan sasaran penerima beasiswa ini merupakan wujud keberpihakan pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan dan pendidikan tinggi. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban orang tua sekaligus mendorong peserta didik untuk terus berprestasi.
Program Beasiswa BerAKSI juga dipandang sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas generasi muda Tanah Bumbu. Dengan dukungan pendidikan yang berkelanjutan, pemerintah optimistis dapat mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan, dan daya saing untuk mendukung pembangunan daerah di masa depan.





