Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif Dukung Program Banua Waspada Scam

Facebook
Twitter
WhatsApp

KABARTANAHBUMBU.COM, TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, mendukung program Banua Waspada Scam sebagai upaya memperkuat perlindungan masyarakat dari penipuan transaksi keuangan atau scam. Program ini juga mendorong perluasan akses informasi dan layanan pengaduan hingga tingkat kecamatan.

Peluncuran program Banua Waspada Scam yang dirangkai dengan pelatihan petugas Helpdesk Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Selasa (13/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tanah Bumbu diwakili Sekretaris Daerah, Yulian Herawati, didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosp) Tanah Bumbu, Al Husain Mardani.

Program Banua Waspada Scam bertujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan digital sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi dalam penanganan kasus penipuan keuangan.

Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Dinansyah, menyampaikan bahwa pencegahan penipuan membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan pendampingan pelaporan melalui pembentukan Helpdesk IASC di tingkat kecamatan.

Layanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai modus penipuan serta mendapatkan pendampingan ketika mengalami dugaan penipuan transaksi keuangan.

Berdasarkan data OJK Kalimantan Selatan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 3.314 laporan dugaan penipuan keuangan dengan total kerugian mencapai Rp111,17 miliar di wilayah Kalimantan Selatan.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Maiyo, menekankan pentingnya kecepatan dalam melaporkan kasus penipuan. Masyarakat yang menjadi korban diimbau segera mengambil tindakan dan menyampaikan laporan melalui saluran resmi agar upaya penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Selain melayani korban, Helpdesk IASC juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berkonsultasi dan memperoleh informasi mengenai berbagai modus penipuan yang berkembang.

Masyarakat juga diingatkan agar berhati-hati terhadap pesan, telepon, atau penawaran mencurigakan yang meminta data pribadi, informasi perbankan, PIN, kata sandi, maupun kode OTP. Warga diimbau tidak mudah tergiur hadiah atau keuntungan yang tidak masuk akal.


Melalui dukungan terhadap program Banua Waspada Scam, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap upaya pencegahan penipuan digital semakin optimal. Penguatan layanan pengaduan hingga tingkat kecamatan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap perlindungan dari kejahatan keuangan.

Berita Terbaru