MTQN Sungai Loban Berakhir, Batu Meranti Juara dan Generasi Qurani Jadi Fokus

Facebook
Twitter
WhatsApp

KABARTANAHBUMBU.COM, TANAH BUMBU – Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-22 tingkat Kecamatan Sungai Loban resmi ditutup oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Camat Sungai Loban, Agus Salim, di Desa Tri Mulya, Rabu (1/7/2026). Penutupan ajang keagamaan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian kompetisi yang berlangsung selama lima hari, sejak 27 Juni hingga 1 Juli 2026, dengan diikuti 15 kafilah dari berbagai desa.

Dalam sambutannya, Agus Salim menyampaikan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga merupakan sarana membangun karakter masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman, khususnya di era digital.

Ia mengatakan, kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai keislaman agar generasi muda tidak kehilangan arah dalam memanfaatkan digitalisasi.

“Kita berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki pondasi iman dan akhlak yang kokoh,” ujar Agus Salim saat membacakan sambutan Bupati Andi Rudi Latif.

Menurutnya, Al-Qur’an harus tetap menjadi pedoman dalam kehidupan sehingga kemajuan yang diraih tetap berada dalam koridor moral, etika, dan akhlak yang baik. Oleh karena itu, pelaksanaan MTQ memiliki peran strategis sebagai media syiar Islam, pembinaan mental spiritual, sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap Al-Qur’an.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Agus Salim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana, dewan hakim, peserta, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan MTQN ke-22 tingkat Kecamatan Sungai Loban.

Ia turut memberikan ucapan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi dan berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Kepada peserta yang berhasil meraih juara, saya ucapkan selamat atas prestasi yang diraih. Jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan serta menjadi teladan bagi masyarakat,” katanya.

Pada penutupan tersebut, Dewan Hakim menetapkan Desa Batu Meranti sebagai Juara I MTQN ke-22 tingkat Kecamatan Sungai Loban. Posisi Juara II diraih Desa Damar Indah, sedangkan Juara III ditempati Desa Sari Mulya.

Keberhasilan para juara diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh desa di Kecamatan Sungai Loban untuk terus memperkuat pembinaan seni baca Al-Qur’an, meningkatkan pemahaman nilai-nilai Islam, serta melahirkan generasi Qurani yang mampu berkontribusi positif bagi pembangunan daerah di tengah perkembangan era digital.

Berita Terbaru