KABARTANAHBUMBU.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan Musyawarah Kabupaten Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Tanah Bumbu Tahun 2026 sebagai forum strategis dalam memperkuat arah kebijakan dan pengembangan olahraga masyarakat di daerah. Kegiatan pembukaan musyawarah digelar di Gedung Sekretariat PKK Kapet, Jumat (6/2/2026), dan dihadiri jajaran pengurus serta perwakilan komunitas olahraga.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eryanto Rais menyampaikan bahwa musyawarah kabupaten merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat daerah yang bersifat demokratis dan strategis. Forum ini, kata dia, menjadi ruang evaluasi menyeluruh atas program kerja sebelumnya sekaligus momentum menyusun kebijakan baru serta memilih kepengurusan yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan KORMI Tanah Bumbu ke depan.
Ia menekankan pentingnya keputusan yang lahir dari musyawarah tersebut agar berorientasi pada kemajuan olahraga masyarakat secara konkret dan berkelanjutan. Pemerintah daerah memandang Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) sebagai mitra strategis dalam membangun masyarakat yang sehat, bugar, bahagia, dan produktif.
Menurutnya, olahraga masyarakat tidak hanya berdampak pada peningkatan kebugaran fisik, tetapi juga memperkuat kohesi sosial, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal. Dengan pengelolaan yang terarah dan partisipatif, olahraga diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu pun mendorong seluruh insan KORMI untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar olahraga masyarakat semakin membudaya dan menjangkau seluruh lapisan warga di Kabupaten Tanah Bumbu.
Melalui Musyawarah Kabupaten KORMI 2026, pemerintah berharap lahir kepemimpinan dan program kerja yang adaptif terhadap tantangan zaman, sekaligus mampu memperluas partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga berbasis komunitas di Tanah Bumbu.





