KABARTANAHBUMBU.COM, Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) kembali mencatatkan prestasi di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan setelah meraih juara pada Lomba Pos Satlinmas dan Pos Kamling 2025. Dua penghargaan sekaligus dibawa pulang, menegaskan komitmen daerah tersebut dalam memperkuat keamanan dan ketertiban berbasis masyarakat.
Pos Satlinmas Karya Bakti Kelurahan Kota Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, dinobatkan sebagai Juara Pertama Kategori Kelurahan. Pos ini diakui memiliki sistem kesiapsiagaan yang baik, didukung kelengkapan sarana serta keterlibatan warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Selain itu, Tanah Bumbu juga menempati posisi kedua melalui Pos Kamling Desa Karang Rejo, Kecamatan Karang Bintang, yang dinilai konsisten menjaga ketertiban sekaligus aktif menggerakkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan gangguan kamtibmas.
Penghargaan diberikan pada Apel HUT ke-54 KORPRI di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Senin (1/12/2025). Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Sekda Kalsel H. Muhammad Syarifuddin menyerahkan piala, piagam, dan hadiah kepada para pemenang. Momen ini menjadi pengakuan formal atas upaya berkelanjutan Tanah Bumbu memperkuat sistem keamanan komunitas.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif melalui Kepala Satpol PP dan Damkar, Syaikul Ansari, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sama lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat. Menurutnya, keamanan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang dijalankan melalui koordinasi serta partisipasi aktif warga. Ia menekankan bahwa budaya gotong royong menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap kondusif di tingkat desa maupun kelurahan.
Pemkab Tanah Bumbu berharap dua prestasi ini menjadi pemicu bagi seluruh pos keamanan di wilayah tersebut untuk terus meningkatkan pelayanan, kesiapsiagaan, dan kualitas lingkungan yang aman. Pemerintah daerah menegaskan akan terus mendukung penguatan peran masyarakat dalam sistem keamanan berbasis komunitas sebagai fondasi terciptanya ketertiban yang berkelanjutan.





