Pemkab Tanbu Gelar Bimtek Public Speaking untuk Perkuat Komunikasi Pelayanan Publik

Facebook
Twitter
WhatsApp

KABARTANAHBUMBU.COM, Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Public Speaking untuk meningkatkan kemampuan komunikasi para kader, petugas balai penyuluh, dan organisasi wanita. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (10/11/2025) di Hotel Ebony Batulicin ini diikuti 100 peserta dan dirancang untuk memperkuat kapasitas SDM dalam pelayanan publik dan edukasi keluarga.

Bimtek sehari penuh ini mengusung tema “Berbicara dengan Hati, Menginspirasi dengan Aksi”, menekankan pentingnya keterampilan berbicara di depan umum untuk penyampaian informasi yang efektif dan berdampak langsung kepada masyarakat. Peserta dibekali teknik menyampaikan pesan secara jelas, menarik, dan inspiratif agar mampu menjadi jembatan komunikasi dalam program-program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, serta ketahanan keluarga.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dalam sambutan yang dibacakan Kepala DP3AP2KB, Erli Yuli Susanti, menyatakan bahwa peningkatan kualitas komunikasi publik merupakan langkah strategis dalam memperkuat SDM di lingkungan DP3AP2KB. Ia menegaskan bahwa informasi pembangunan harus disampaikan dengan cara yang mampu menggugah masyarakat sehingga mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, perempuan memiliki peran besar sebagai penggerak perubahan sosial dan penguat karakter keluarga. Karena itu, kemampuan berbicara yang baik menjadi modal penting agar para kader dan organisasi wanita dapat menyebarkan nilai-nilai kesetaraan, edukasi keluarga, dan perlindungan anak secara lebih efektif.

Bimtek menghadirkan Riski Firmansyah, S.Pd., seorang Personal Diplomat Coach, yang memberikan materi terkait penguasaan audiens, penyusunan pesan, serta teknik presentasi yang sistematis, persuasif, dan profesional. Dengan pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menjadi komunikator publik yang lebih percaya diri, adaptif, dan berpengaruh dalam menjalankan tugas di lapangan.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tanbu menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas pelayanan berbasis edukasi dan komunikasi, sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.