KABARTANAHBUMBU,COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti Rapat Koordinasi Monitoring Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI yang digelar Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia secara daring, Jumat (13/2/2026). Rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar gerakan bersih sampah dijalankan rutin dan berkelanjutan di seluruh daerah.
Dalam forum itu ditegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI, singkatan dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah, diwujudkan melalui kegiatan korvei atau kerja bakti membersihkan lingkungan kerja minimal satu kali dalam sepekan. Pemerintah pusat mendorong agar kegiatan tersebut ditingkatkan menjadi aktivitas harian sebelum jam kerja, guna membangun budaya bersih yang konsisten di lingkungan pemerintahan.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menyatakan komitmennya mendukung penuh kebijakan nasional tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemkab Tanah Bumbu telah lebih dulu menjalankan program Aksi Jumat Bersih sebagai langkah konkret menjaga kebersihan lingkungan. Program ini diperkuat melalui Surat Edaran Bupati Nomor B/600.4.15/2295/DLH-PSLB3.1.Bup/V/2025 yang diterbitkan pada 2025 dan masih berjalan hingga kini.
Pelaksanaan Aksi Jumat Bersih melibatkan jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, kecamatan, desa, dunia usaha, sekolah, serta masyarakat. Seluruh elemen bergotong royong membersihkan area perkantoran, fasilitas umum, dan ruang publik sebagai bagian dari upaya kolektif menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
Gerakan tersebut juga selaras dengan misi pembangunan daerah “Menata Kota, Membangun Desa” yang menitikberatkan pada penataan kawasan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ke depan, Pemkab Tanah Bumbu berencana meningkatkan frekuensi kegiatan bersih-bersih menjadi rutinitas harian sebelum aktivitas perkantoran dimulai.
Selain aktif di lapangan, Tanah Bumbu juga tercatat sebagai salah satu daerah yang telah melaporkan pelaksanaan kegiatan melalui tautan resmi pemerintah pusat. Bupati berharap partisipasi seluruh jajaran dan masyarakat terus meningkat, budaya bersih semakin mengakar, serta pelaporan dilakukan tepat waktu dan konsisten demi mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah.





